Mengenal Yazidi, Agama “Pemuja Setan” di Dalam Kepungan ISIS

Pernahkah anda mendengar kata ISIS?

Wanita Yazidi yang dikenal cantik (Sumber)
Pasti anda sudah sering mendengarnya. Kekejaman mereka yang di luar batas kewajaran telah tersohor ke seluruh dunia. Namun, pernahkah anda mendengar kata Yazidi? Mungkin sebagian besar dari anda belum mengetahuinya. Padahal, keduanya adalah satu kesatuan yang tak dipisahkan terutama dalam kurun waktu terakhir ini.

Yazidi yang juga disebut Yezidi, Daasin, dan Ezidi merupakan sebuah etno religius berbahasa Kurdi dan berkeyakinan sinkretisme. Keyakinan yang mereka anut merupakan perpaduan dari tiga agama, yakni Islam, Kristen, serta Zoroaster (majusi). Penganut Yazidi dikenal eksklusif karena mereka hanya berinteraksi dengan kelompoknya sendiri. Bahkan, mereka hanya boleh menikah dengan satu kelompok. Tak boleh ada orang Yazidi yang berpindah agama dan tak boleh pula ada orang dari luar yang masuk menjadi orang Yazidi.

Eksklusivitas mereka semakin sempurna dengan tinggal di daerah pegunungan di Irak Utara. Pegunungan Sinjar menjadi pusat konsentrasi kaum Yazidi hingga sekarang. Meski begitu, sebagian pula ada yang bermukim di Armenia, Georgia, Suriah, dan bahkan beberapa ada yang berpindah ke Jerman. Perpindahan mereka salah satunya disebabkan oleh penindasan yang mereka alami. Tentara ISIS menindas mereka tanpa ampun hingga sekarang. Apa yang menjadi latar belakang penindasan terhadap kaum Yazidi?

Gunung Sinjar, termpat konsentrasi umat Yazidi (Sumber)
Salah satu alasan penindasan tersebut adalah kepercayaan yang mereka anut. Kaum Yazidi percaya kepada Melek Taus yang merupakan malaikat utama dari 7 malaikat. Melek Taus dianggap iblis dalam agama islam yang menolak bersujud kepada Nabi Adam oleh Tuhan. Menurut versi Yazidi, Melek Taus adalah gambaran independensi dalam melewati ujian dari Tuhan. Artinya, penolakan Melek Taus tidak bersujud kepada Nabi Adam disebabkan karena tidak ada yang boleh disembah selain Tuhan. Ketika Melek Taus diturunkan ke neraka, ia mengeluarkan air mata penyesalan. Api di neraka pun padam. Kaum Yazidi akhirnya percaya bahwa Melek Taus adalah perantara antara manusia dan Tuhan. Orang Yazidi juga tidak mempercayai kehidupan neraka karena bagi mereka manusia memiliki sisi baik dan buruk.
Gambaran Melek Taus (Sumber)
Meskipun kepercayaan ini berakar dari tradisi masa pra-islam, pendiri Yazidi adalah seorang sufi bernama Sheikh Adi Ibn Musafir. Ia meninggal tahun 1162 M/557 H dan makamnya berada di dekat Kota Mosul, Irak. Beberapa sumber mengatakan bahwa awalnya, kemunculan kaum ini adalah untuk mengembalikan kejayaan Bani Umayyah. Namun, pada perjalanannya, kaum Yazidi sangat menghormati dan mengkultuskan Sheikh Adi Ibn Musafir sehingga mereka menziarahi makam ini ketika Raya Jema'iyye (hari Raya Tujuh Hari) tiba. Itulah sebabnya, nama Yazidi disematkan kepada mereka karena memang pada mulanya kemunculan kelompok ini adalah untuk mengembalikan kejayaan dinasti yang didirikan oleh Yazid bin Muawiyah tersebut.

Kuil Yazidi (Sumber)
Selain meyakini Melek Taus sebagai malaikat yang disucikan, alasan lain yang menyebabkan Yazidi dianggap sesat adalah tabunya penggunaan huruf sh (shin) dan tha yang membentuk kata syaithon. Kaum Yazidi tidak menggunakan kedua huruf tersebut. Penganut Yazidi bersembayang pada pagi, siang, dan ketika matahari terbenam dengan menghadap matahari.  Mereka juga menyalakan api ketika beribadah seperti orang Zoroaster. Hari suci bagi penganut ini adalah hari Rabu. Selain aturan pernikahan dalam satu komunitas, di dalam penganut Yazidi juga terkenal ada klasifikasi kasta. Setidaknya, ada 3 kasta yang mereka kenal, yakni murid, sheikh, dan pirs. Seperti agama Kristen, dalam Yazidi dikenal pula upacara pembaptisan bagi anak-anak. Selayaknya agama Islam dan agama samawi lain, ada pula tradisi khitan juga dilakukan meski tidak wajib. Orang Yazidi yang telah meninggal akan dimakamkan di dalam kuburan berbentuk kerucut dengan tangan terlipat.

Penganut yazidi yang sedang beribadah (Sumber)
Kesesatan yang ditujukan kepada mereka membuat persekusi terhadap penganut ini dimulai sejak lama. Pada masa Kekhalifahan Ottoman Turki di abad ke-18, ribuan penganut Yazidi terbunuh dan kuil mereka dihancurkan karena penolakan untuk masuk militer. Penganut Yazidi yang berbahasa Kurdi membuat mereka turut dalam pergerakan nasionalis Kurdi demi mendirikan negara Kurdistan. Aktifnya penganut Yazidi di dalam pergerakan ini membuat banyak dari mereka menjadi korban saat Sadam Hussein melakukan kebijakan Arabisasi.


Di masa sekarang, kaum Yazidi adalah target pemburuan ISIS untuk dijadikan korban. Beberapa media barat bahkan mengabarkan bahwa perempuan Yazidi sering diburu dan dijadikan barang dagangan. Kisah pembelian perempuan Yazidi di bekas daerah yang dikuasai ISIS sering muncul dalam pemberitaan beberapa waktu terakhir. Itulah sebabnya kaum Yazidi memiliki kehidupan yang tertutup dengan dunia luar. Isolasi yang mereka terapkan membuat mereka menempati pegunungan yang terlindung di daerah Irak Utara.

Sumber : (1) (2)

33 comments:

  1. Tradisi khitan memang sudah ada sejak jaman Yahudi, di taurat ada itu.
    Sy bru tw ni kepercayaan. Menambah wawasan. Keyakinannya ternyata pada malaikat yg dlempar ke neraka, kalau di Kristen, Lucifer.
    Unik klo belajar ttg sejarah keyakinan yg berbeda. Bukan untuk merusak iman, tp menjadi pengetahuan, spy tdk pny pikiran sempit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih masukannya pak
      sudah saya edit (maklum ngantuk wkwkw)
      iya makanya bagi muslim atau kristen menganggap keyakinan ini sesat
      sepakat, biar lebih banyak belajar ya pak

      Delete
    2. Sejarah khitan, sudah ada sejak lama.

      Delete
  2. Saya membaca sejarah ini tiak bisa berkomentar banyak karena memang saya belum punya referensi lain selain dari artikel ini. Karena cantik itulah mungkin menjadi rebutan.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebenarnya sudah sering ada di berita kok mas
      apalagi akhir ini
      iya wanitanya memang cantik

      Delete
  3. Wanitanya cantik2 , dan seperti ga kliatan pemuja setan yaa :). Aku ngebayangin yg memuja setan itu bakal serem dan nakutin :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. konsepnya memang berbeda mbak
      kalau kita muslim atau nasrani pasti menganggap mereka menyembah setan kan

      Delete
  4. Sejarah Panjang yazidi sudah sejak abad 18 ya?
    Saya kira cukup menarik. mengingat mereka berusaha mengembalikan kejayaan dinasti bani Umayyah. Akan tetapi di satu sisi, mereka eksklusif, tidak menerima orang di luar mereka.

    ReplyDelete
    Replies
    1. pada awalnya begitu entah kenapa lama2 kok mengkultuskan syekh tersebut
      persekusilah yg membuat mereka eskklusif

      Delete
  5. loh aku malah baru denger nih, mksh infonya

    ReplyDelete
  6. Baru tahu ni ada aliran sesat yg bernama agama yahdi, tapi gagal fokus ke cewek2 cantiknya,,

    ReplyDelete
  7. Baru tahu ini ada agama/kaum yazidi. Ko unik ya mereka, I mean mencampuradukan berbagai agama dalam satu keyakinan...Keren infonya, makasih y! Jadi penasaran nih...lanjut google hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. monggo googling lagi
      saya sarankan baca literasi dari luar karena banyak pengetahuan baru tentang agama ini ;)

      Delete
  8. Secara ini baru tau kalo ada agama yang bernama Yazidi. Terus kira-kira sepak terjangnya sebagai agama gitu gimana ya?

    Tapi lupakan, ini kok malah jadi fokus ke cewek-ceweknya yang cantik, sih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. karena tertutup ya jadi semacam agama lokal
      beberapa yang ke luar karena eksodus aja tapi tak sampai berkembang
      benar cantik ya

      Delete
  9. Saya sendiri awam sebenarnya tentang Agama Yazidi dan yang saya tahu dari media pada era 2014.....Yazidi dituduh memiliki kepercayaan menyembah setan.

    Agama Yazidi sekilas seperti perpaduan antara Islam, Kristen dan Zoroaster. Yazidi beriman kepada Tawusi Melek, malaikat yang menentang Tuhan, yang dipercaya adalah perantara antara manusia dan Sang Pencipta....Tetapi tetap kurang mengerti arah dan penjiwaan Agama Yazidi...😳😳😱

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang sejak ISIS merajalela pemberitaan tentang yazidi ini mulai booming
      mereka tetap percaya tuhan hanya tawusi melek jadi perantaranya

      Delete
  10. Pengetahuan baru nih buat saya.

    Jadi kaum Yazidi ini menyembah Iblis yang tidak bersujud pada Adam karena percaya tidak ada yang mesti disembah selain Tuhan. Lah, kalo seperti itu kok kenapa gak nyembahnya langsung ke Allah aja. Gak usah pakai perantara.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau menurut konsep islam ya jelas salah seperti itu
      tapi kan mereka punya keyakinan sendiri mas, hehe

      Delete
  11. Kalau penganut Yazidi ini percaya bahwa Tawusi Melek, malaikat yang menentang Tuhan, adalah perantara antara manusia dan Sang Pencipta (Tuhan), berarti bisa dikatakan dia itu sebenarnya juga menyembah Tuhan, Mas. Hanya saja lewat perantara. Haha

    Persekusi yang dilakukan oleh orang2 yang katanya beragama, patut disesalkan. Tindakan semacam itu, tentu tidak boleh dilakukan, khususnya di Indonesia. Kita boleh tidak sepakat dengan apa yang diyakininya, tapi kita tidak bisa melarang mereka untuk menjaankan apa yang mereka yakini sebagai agama.

    Apalagi yang sudah dilakukan oleh ISIS. Ujung2nya soal selakangan juga.

    Artikelnya sangat bagus dan informatif Mas, ditunggu artikel2 bernas lainnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah itu dia keyakinan mereka seperti itu
      bagi muslim atau nasrani memang sesat tapi bukan berarti jadi alasan buat menyerang mereka kecuali kalau benar2 mengganggu
      wkwkwk memang begitu, kalau sampeyan liat videonya kasian sekali wanita Yazidi itu
      wah berelbihan mas kalau bernas, ini mah berita lama hanya saya tambal sulam beberapa sumber dari luar, hehe

      Delete
  12. Apa cuma aku yg baca ini malah takut? Ya salammm :(
    Ternyata yazidi udh berabad2 ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. kenapa takut mbak
      apa aku kasih foto yang cowok juga biar gak takut hehe

      Delete
  13. saya tau agama yazidi dari berita yang dulu2 itu pas ISIS mulai menyerang mereka, jadi sekarang makin jelas yazidi itu bagaimana. Karena tinggal di daerah timur sana, wajar sih kepercayaan mereka bercampur dengan islam, kristen dan majusi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. masnya update deh
      benar ini termasuk sinkrteisme, sama dengan sikh, bahai ataupun agama druze

      Delete
  14. Saya awam tentang ini, dan baru ngeh tentang Yazidi setelah baca artikel ini. Agama dan kepercayaan memang personal sifatnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepakat mbak dian
      lakum di nukum waliyadin ya

      Delete
  15. serem, tapi perempuanya cakep-cakep ya :D

    ReplyDelete
  16. Kaum Yazzidi ini banyak dibantai pas konflik oleh ISIS yak... Ceweknya cantik2 :D

    ReplyDelete
  17. rata-rata komen nyaa wanitanya yahh..cantik..hehhe
    baru denger nih mas agama yang menggbaungkan 3 agama... pemuja setan lagi mass..dihh seremm dehh..hhehhe

    ReplyDelete

Theme images by merrymoonmary. Powered by Blogger.