Utak-Atik Kode Kursi Asyik Kereta Api Kelas Ekonomi

Di manapun posisi tempat duduknya, pemandangan yang kamu rasakan ketika menaiki kereta api adalah sama.


Hutan, sawah, gunung, rumah, dan aneka pemandangan lain. Kaupun akan turun di tempat yang sama pula, stasiun. Tak akan mungkin Bapak Polsuska tega menendangmu keluar di tengah jalan atau di tepi hutan. Kecuali, kau tak memiliki tiket resmi yang sesuai dengan jadwal kereta.

Pendapat dari salah satu teman ini secara otomatis saya sanggah. Memang, kita akan mendapat pemandangan yang sama dan akan turun juga di stasiun. Apapun kelasnya, baik eksekutif, bisnis, maupun ekonomi. Meski ketiga kelas itu menyuguhkan fasilitas berbeda, namun ketika membeli tiket kereta api,  pemilihan posisi tempat duduk akan menjadi penentu apakah kita akan menikmati perjalanan kita. Atau rasa kesal, capek, dan kebosanan yang akan menghantui kita.

Dalam melakukan perjalanan kereta api, saya sering menggunakan kereta kelas ekonomi. Maklum, saya bukanlah pria yang banyak duitnya. Menaiki kereta api kelas ekonomi artinya kita akan mendapat fasilitas paling dasar berupa kursi yang berhadap-hadapan. Kelemahan kereta ekonomi adalah jarak antar kursi yang cukup dekat, sehingga saat kita melakukan perjalanan jauh, maka kaki akan sulit bergerak. Namanya juga kelas dasar ya kita akan mendapat fasilitas dasar pula. Sesungguhnya di balik itu, bila kita mampu pintar memilih posisi tempat duduk, perjalanan kereta dengan kelas ini meski jarak jauh akan terasa asyik juga.

Sebenarnya, kereta kelas ekonomi memiliki dua macam jenis kursi, yakni jenis 2-2 dan 2-3. Kereta ekonomi yang memiliki jenis  kursi 2-2 biasanya memiliki harga tiket yang lebih mahal dibandingkan kereta yang memiliki kursi 2-3 karena memiliki lorong yang lebih longgar. Jika saya mendapat kereta ekonomi dengan jenis kursi 2-2, maka saya selalu memilih kursi yang dekat dengan jendela dan tak terlalu dekat dengan sambungan kereta (bordess).

Pemandangan Kota Yogyakarta dari balik jendela kereta api.
Nah, jika kereta ekonomi yang akan kita pilih merupakan kereta dengan jenis kursi 2-3, maka lebih baik kita memilih kursi yang berisi maksimal 2 orang saja. Selain tak banyak orang dalam satu set kursi, kita akan lebih bebas dalam meletakkan barang bawaan kita di atas bagasi.

Kereta api ekonomi yang memiliki jenis kursi 2-3 sendiri memiliki 5 kode huruf yang menjadi dasar pemesanan tempat duduk penumpang kereta, yakni A, B, C, D, dan E. Kursi dengan kode huruf A, B, dan C merupakan kursi yang berhadapan 3 sedangkan kursi yang memiliki kode C dan D memiliki kursi berhadapan 2. Secara pribadi, saya mengategorikan kenyamanan tiap kode tersebut dalam sebuah urutan.
Denah kode kursi kereta api kelas ekonomi (Sumber)
1.    Kode paling nyaman
Kode paling nyaman adalah kode E. Kode ini berada pada rangkaian kursi berhadapan 2 dan terletak di tepi jendela. Kode E adalah kode yang banyak dicari bagi para penikmat perjalanan kereta apalagi yang sering melakukannya sendirian seperti saya. Selain bisa menikmati perjalanan dari balik jendela dan menjepret keindahan alam Indonesia, tak banyak penumpang dalam satu rangkaian kursi membuat kita leluasa untuk bergerak dan berpindah tempat, seperti saat kita ingin ke kamar kecil. Meski tak semua, duduk di kode ini juga bisa membuat kita melihat stasiun yang sudah kita singgahi.

Melakukan jepretan alam Indonesia bisa dengan leluasa jika duduk di kursi dengan kode E
2.    Kode cukup nyaman
Kode yang cukup nyaman adalah kode A. Kode ini berada pada rangkaian kursi yang berhadapan 3, kecuali untuk kursi 1A, 2A, 3A, dan 22A. Keempat kursi ini masih bisa dikategorikan sama nyamannya dengan kode E. Kursi berkode A (nomor 4-21) memiliki keunggulan dekat dengan jendela.  Tak hanya itu, posisinya yang dekat dengan colokan kabel membuat kita leluasa menetapkan koloni atas penguasaan energi selama perjalanan. Namun, kelemahan posisi ini adalah lebih banyak orang di dekat kita karena kursi berhadapan 3. Kegiatan berpindah ke kamar kecil menjadi lebih sulit. Perebutan kuasa atas bagasi pun menjadi lebih sengit. Walau begitu, dari posisi ini kita masih bisa nyaman tidur bersandar di jendela.

3.    Kode biasa
Kode yang bisa disebut pertengahan kenyamanannya adalah kode D. Kode ini bersebelahan dengan kode E. Hanya saja, kita tak akan mendapat pemandangan dari dekat jendela. Penguasaan atas energi untuk mengisi baterai ponsel pintar juga menjadi kurang leluasa. Namun, kode ini memiliki keunggulan dekat dengan lorong gerbong. Usaha untuk melakukan kegiatan di kamar kecil bisa lebih bebas. Tak hanya itu, kita bisa meregangkan kaki dengan nyaman jika sudah merasa letih.

4.    Kode kurang nyaman
Kode yang kurang nyaman adalah kode C yang berada pada ujung kursi yang berhadapan 3. Posisinya yang jauh dari jendela membuat kita mau tak mau harus bisa bertahan dalam kondisi bosan jika tak ada teman. Tak hanya itu, penguasaan atas energi dan cabang-cabang penting seperti tatakan meja juga sangat terbatas. Namun, kita masih bisa mendapat keuntungan dari posisi ini karena kita juga leluasa ke kamar kecil dan menyelonjorkan kaki.

5.    Kode paling tidak nyaman
Nah, kode B dalam rangkaian kursi kereta ekonomi adalah kode paling tidak nyaman, kecuali untuk kursi 1B, 2B, 3B, dan 22B. Kode ini bagi saya adalah kode paling apes dan paling dihindari. Selain jauh dari jendela, posisinya yang berada di tengah membuat kita mati kutu. Ditambah lagi, kita juga terjepit diantara 2 orang. Kalau kedua orang tersebut adalah keluarga atau teman, maka tak akan menjadi masalah. Namun, jika keduanya adalah bukan orang yang kita kenal, maka kita harus bersiap-siap melakukan perjalanan paling membosankan selama berjam-jam. Kode B ini juga sering menjadi pengapesan penumpang yang tidak naik di stasiun terminus (stasiun keberangkatan awal).

Nah, agar saya bisa mendapatkan tiket kereta api dengan kode kursi asyik dan nyaman, saya memilih Traveloka. Melalui Traveloka, saya bisa memesan tiket jauh-jauh hari, bahkan hingga 3 jam sebelum keberangkatan. Traveloka yang juga merupakan partner resmi PT KAI dan Railink memberi kemudahan kita dalam memesan tiket, mengisi indentitas, hingga melakukan pembayaran. Tak hanya itu, ada pilihan tambahan untuk memberikan jaminan asuransi perjalanan melalui CHUBB Travel Insurance. Saya jadi bisa melakukan perjalanan kereta api selama berjam-jam dengan nyaman.

Bagaimana cara memesan tiket kereta api di Traveloka?

Caranya mudah. Kita hanya perlu masuk ke situs atau aplikasi Traveloka. Kita pilih jadwal keberangkatan kereta kita. Jika ingin memesan tiket pulang, kita juga bisa pilih tiket balik.

Kita pilih jadwal keberangkatan dan atau kepulangan
Nah, setelah itu kita bisa memilih kelas kereta kita beserta sub class yang ada.

Pilih kelas kereta yang diinginkan
Konfirmasi jadwal dan harga
 Lalu, kita mengisi infromasi data pribadi, terutama nomor identitas, seperti KTP.

Mengisi indentitas
Jika sudah, maka kita bisa mengutak-atik dan memilih kursi yang pas sesuai keinginan kita.

Kita bisa memilih tambahan biaya untuk asuransi perjalanan dan mulai memilih kode kursi kereta

Terakhir, utak-atik kursi yang asyik dan lakukan pembayaran. Mudah bukan?

Terakhir, kita pilih metode pembayaran dan membayar sesuai metode yang kita pilih. Tak lama kemudian, kita akan mendapat kode booking yang akan kita tukar dengan boarding pass di stasiun beberapa saat sebelum waktu keberangkatan. Jadi, tanpa perlu antre di stasiun, kita jadi bisa memesan tiket dengan mudah dan murah.

Tak perlu payah antri tiket
Tunggu apa lagi, ayo rencanakan liburan murah dengan memesan tiket kereta api yang asyik di traveloka. Pesan tiket kereta dahulu, duduk nyaman kemudian.
Previous
Next Post »
24 Komentar
avatar

Saat ini untuk pergi kemanapun akan lebih mudah dengan traveloka ya, Mas, selain tak perlu antri tiket, kita bisa memilih metode pembayaran sesuai keinginan..

Kalau aku suka dekat jendela mas, kalau di kereta, asik gitu bisa sembari foto pemandangan dari dalam kereta..he

Balas
avatar

Keren ini infonya, mengupas posisi kursi di kereta api sampai detil sekali :D
Saya biasa pilih yang 2-2, Mas..secara pergi selalu berempat sama anak dan suami. Jadi bisa tukeran posisi.
Siip, Traveloka memang pilihat tepat saat ingin membeli tiket kereta :)

Balas
avatar

Hahaha.. iya males banget kalau ada di posisi kode B. Seperti terjebak ga bisa ngapa2in.

Balas
avatar

Setidak nyaman apapun, saya pilih yang di pinggir dekat lorong jalan, karena biasanya saya naik kereta bareng anak saya yang suka jalan kesana kemari, jadi mudah mengawasi. Saya juga pasang Traveloka di gadget. Memudahkan tuk memesan tiket.

Balas
avatar

Ekonomi pun sekarang mah udah bagus, bersih, rapih. Gak kayak dulu yang kotor, banyak orang jualan, gak nyaman deh.

Emang paling enak di kursi E, view nya gak bisa ditolak.

salam kenal.

Balas
avatar

Saya belum pernah naik kereta keluar kota
hanya kereta dari rumah ke tempat kerja saja
jadi baru tau kalo bisa pilih kursi

Balas
avatar

Sumpah , saya tidak pernah memperhatikan kode-kode kursi, asal beli dan ngacak saja, sesuai penjual tiketnya saja. Tapi saya lebih sering naik kereta ekonomi yang kursinya 2-2. Lebih terasa nyaman saja.

Balas
avatar

Wah bener banget, aku maniak banget naik kereta, hampir dua minggu sekali naik kreta api.. Suka sama pemandangannya, makasih tipsnya ya

Balas
avatar

Bepergian dengan kereta api memang layak jadi pilihan kok. Nyaman, dan bisa istirahat.

Thanks kode2 tmpat duduknya..

Balas
avatar

liat hasiljepretan jadi terinspirasi saat naek kereta api mau milih kode E, tapi saya mah seringnya bukan kelas ekonomi tapi kelas highclass...gimana tuh mang?

Balas
avatar

Wuah aku juga ngerasain banget duduk di kode B
Duh lah apalagi perjalanan seharian
Capek banget
Mau bersandar ke kanan, salah
Ke kiri, salah
Duh lah galau deh

Balas
avatar

deket jendela emang asyik mas
makanya pilihnya pake traveloka aja, hehe

Balas
avatar

saya juga mbak gak banyak orang ya enak
apalagi pakai Traveloka pilihnya

Balas
avatar

betul mbak apes banget di posisi itu

Balas
avatar

di pinggir memang itu kelebihannya mas
tapi kadang sering digangguin penumpang yg di tengah klo mo ke kamar mandi huhu

Balas
avatar

iya mas naik KA sekarang enak banget
salam kenal juga, makasih dah mampir

Balas
avatar

bisa mas, KA lokal juga bisa kok

Balas
avatar

iya ams, kursi 2-2 lebih enak ya

Balas
avatar

yah mamang kan berduit lha saya,,, huhu

Balas
avatar

iya mbak yang ada pegel ya serba salah huhu

Balas
avatar

Saya selalu ambil yang E dan diusahain yang ngadap ke depan biar nyamannya maksimal.

Balas
avatar

oh iya mas ngadep depan biar gak motion sickness ya

Balas

Terimakasih sudah membaca. Biar tercetak sejarah, jangan lupa tulis komentarmu di bawah ini, ya!