Enklave dan Eksklave yang Mengerikan Itu

Bagaimana rasanya jika kita terpisah dengan saudara-saudara yang memiliki entitas sama dan dikelilingi oleh orang-orang dari entitas lain? Mungkin itulah yang dirasakan oleh orang-orang yang tinggal di sebuah enklave dan eksklave sebuah tempat, terutama sebuah negara.

Poster Film Enklava yang mengisahkan rumitnya kehidupan di daerah enklave entitas Serbia yang dikelilingi Kosovo. Eksodus etnis Serbia saat kejayaan negara Yugoslavia membuat banyak enklave dan eksklave entitas bangsa terbentuk ketika negara ini ambruk pada awal 1990an. Meski memiliki jalan cerita bagus, film ini mengandung kontroversi. (Sumber : http://www.enklavafilm.com)
Enklave dan eksklave

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia,

Enklave adalah
  • negara atau bagian negara yang dikelilingi oleh wilayah suatu negara lain
  • daerah (wilayah) budaya yang terdapat di dalam wilayah budaya lain
Sedangkan eksklave adalah
  • bagian (daerah) suatu negara yang terpisah dan berbentuk suatu enklave
  • daerah (wilayah) budaya yang berada jauh dari daerah asal budaya
Ilustasi : C adalah enklave A dan eksklave B. (Sumber : Wikipedia)
Memahami pengertian dua kata tadi, satu kata kunci utamanya adalah terpisah. Kata terpisah ini bisa dimaknai bahwa adanya partisi (pemisahan) dengan bagian induk yang menyebabkan terhalangnya orang-orang di suatu daerah tersebut untuk berinteraksi dengan penduduk di daerah induknya. Biasanya, interaksi yang dimaksud adalah interaksi dengan ibukota suatu negara atau daerah lainnya. Pemisahan tersebut disebabkan oleh banyak faktor, seperti perang, pembagian kekuasaan, hingga masalah-masalah lainnya.

Enklave dan eksklave di dunia

Di dunia ini, cukup banyak daerah yang menjadi eksklave ataupun enklave. San Marino, Vatikan, dan Lesotho adalah contoh negara enklave. Mereka dikelilingi oleh negara lain yang membatasinya dan tidak memiliki akses langsung terhadap dunia luar. Meski hampir sama, Gambia dan Monako juga dikelilingi oleh negara lain. Bedanya, mereka memiliki akses terhadap dunia luar berupa wilayah laut.

Negara-negara tersebut boleh jadi seakan terkungkung oleh satu negara saja. Namun, mereka masih memiliki wilayah yang menyatu. Beberapa negara di dunia memiliki wilayah yang terpisah berupa eksklave. Wilayah ini tergabung dengan wilayah negara lain.

Oblast Kaliningrad adalah salah satu eksklave terkenal yang dimiliki negara Rusia. Salah satu provinsi Rusia ini memiliki wilayah yang terpisah dengan daerah induknya. Untuk menuju Rusia dengan jalur darat, penduduk Kaliningrad harus melewati dua negara pecahan Uni Soviet lainnya, yakni Latvia, Lithuania, dan Belarus. Wilayah provinsi ini selain dikurung oleh tiga negara tadi, juga berbatasan dengan Polandia.

Wilayah Oblast Kaliningrad yang dikelilingi negara lain (gwp.org)
Cerita pemisahan Jerman pada medio 1945 hingga 1990 juga menyisakan cerita pilu mengenai enklave Berlin Barat. Kota Berlin yang berada di tengah daerah Jerman Timur tebagi menjadi dua entitas, yakni Berlin Barat yang menjadi daerah pendudukan AS, Prancis, dan Inggris serta Berlin Timur yang menjadi daerah pendudukan Uni Sovyet. Berlin Barat dibangun dengan sistem kapitalis sedangkan Berlin Timur dibangun dengan sistem komunis.

Disparitas ekonomi di kedua Berlin membuat penduduk Berlin Timur ingin menyeberang ke Berlin Barat. Untuk mencegah eksodus yang semakin banyak, pihak Jerman Timur yang didukung oleh Uni Sovyet membangun tembok Berlin yang terkenal itu. Berlin Barat yang terpisah dengan daerah induk di Jerman Barat hanya memiliki akses udara untuk menuju dunia luar. Blokade selama kurun waktu tersebut dilakukan oleh Jerman Timur hingga tembok Berlin runtuh pada 1989.

Tembok Berlin yang melegenda itu (alamy.com)
Cerita mengenai eksklave yang cukup miris lain adalah salah satu cerita yang sering kita dengar dan saksikan. Apalagi kalau bukan Jalur Gaza, daerah milik Palestina. Daerah yang terpisah dari Jalur Barat ini sering menjadi bulan-bulanan pendudukan Israel. Blokade terhadap dunia luar membuat penduduk Jalur Gaza tidak memiliki akses untuk melakukan aktivitas kehidupan mereka. Israel menjadi tumpuan utama ketika blokade dilakukan meski penduduk di sana sangat tak menginginkannya.

Jalur Gaza, eksklave negara Palestina. Beberapa literasi yang saya baca menceritakan bahwa Israel menganggap daerah itu adalah seujung kuku yang menganggu. Blokade darat, laut, dan udara dilakukan Israel beberapa kali dalam kurun waktu terakhir. (Al Jazeera)
Masih banyak enklave dan eksklave yang ada di dunia ini. Masih banyak pula yang menyisakan sengketa perbatasan diantara dua negara yang saling memiliki enklave dan eksklave. India dan Bangladesh adalah salah satu contoh negara yang memiliki enklave dan ekslave dengan perbatasan yang sangat rumit. Mereka baru menyelesaikan sengketa perbatasan pada 2015 kemarin setelah banyak penduduk di sana yang ragu dengan status kewarganegaraannya. Kedua negara melakukan praktik pertukaran wilayah berlangsung secara bertahap dari 31 Juli 2015 hingga 30 Juni 2016.

Enklave dan Ekslave rumit itu (http://slatestarcodex.com)
Enklave dan Ekslave di Indonesia

Meski tidak memiliki eksklave, namun ada daerah negara lain yang dikelilingi wilayah Indonesia. Daerah ini adalah distrik Oecussi-Ambeno yang dimiliki negara Timor Leste. Distrik ini terpisah dari daerah induknya dan dikelilingi wilayah Provinsi NTT.
 
Penduduk Timor Leste di eksklave Oecussi-Ambeno (Geosite.com)
Sebenarnya, di Indonesia sendiri pernah terjadi daerah enklave dan ekslave yang sering dilakukan oleh Belanda untuk memecah belah bangsa. Perpecahan Kerajaan Mataram menjadi 4 kerajaan kecil membuat wilayah ini memiliki daerah enklave dan eksklave satu sama lain. Dua daerah terkenal yang menjadi enklave adalah Kotagede (pusat kerajinan perak) dan Imogiri (tempat peristirahatan terakhir raja-raja Mataram). Dua daerah ini merupakan daerah milik Kasunanan Surakarta yang dikelilingi oleh Kasulatanan Yogyakarta. Politik devide et impera membuat persaingan kebudayaan terjadi di dua daerah enklave tersebut.
Imogiri dan Kotagede (warna pink tua) diapit daerah Kasultanan Yogyakarta yang berwarna hijau (wikipedia)
Enklave dan Ekslave di Kampung Saya

Tak jauh-jauh, di kampung saya sendiri juga terdapat enklave dan eksklave dengan posisi yang cukup rumit. Kebetulan, rumah saya berbatasan langsung dengan sebuah perumahan elit. Meski berbatasan, kedua daerah ini berbeda kelurahan.

Masalah muncul ketika ada seorang yang cukup kaya raya, sebut saja Bapak A, memiliki sebidang tanah lapang di dekat jalan masuk antara kampung dan perumahan. Mulanya, tanah tersebut beralamat di jalan yang sama dengan rumah saya. Setelah Bapak A meninggal, ahli waris lalu menjualnya dan memecah sertifikat tanah tersebut. Entah bagimana awalnya, beberapa bagian tanah mengikuti alamat tempat tinggal saya sedangkan bagian lain mengikuti alamat perumahan. Pola alamat itu tidak mengikuti pola jalan ataupun kedekatan, namun berdasarkan faktor like or dislike.

Bangunan pun didirikan. Pihak yang mengikuti alamat jalan seperti alamat rumah saya beralasan agar bisa guyub dengan warga kampung. Sedangkan pihak yang mengikuti alamat perumahan beralsan untuk memudahkan pencarian alamat karena secara geografis sebenarnya lebih dekat dengan jalan di sekitar perumahan. Meskipun hal itu dilakukan dengan konsekuensi memiliki administrasi RT, RW, dan kelurahan yang berbeda dengan rumah-rumah di sekitarnya.

Maka jadilah pola alamat yang tak karuan antara satu rumah dengan rumah yang lain. Posisi ini cukup menyulitkan jika terjadi kejadian penting. Warga beralamat perumahan yang lebih dekat dengan warga perkampungan harus mengikuti prosedur administrasi perumahan jika terjadi sesuatu, semisal kematian. Sebaliknya, warga beralamat perkampungan akan mendapat pertanyaan alamat mereka jika didatangi oleh pengantar ekspedisi meski secara geografis rumah mereka dekat dengan perumahan.

Peta wilayah kelurahan tempat saya tinggal yang seharusnya dibatasi oleh batas alam berupa sungai dan batas jalan (G map)
Itulah enkalve dan ekslave yang ada di dunia ini. Meski ribet, namun ternyata jika dijalani akan terasa baik-baik saja. Layaknya sebuah hubungan. Halah.

Selamat beraktivitas.

Sumber Tulisan : (1) (2)
Previous
Next Post »
18 Komentar
avatar

negara2 enklave itu memang sudah pasti kecil ya, hampir hanya setitik kalau di peta. Vatikan menjadi negara yang terpikir oleh saya waktu tau definisi dari enklave, pun begitu san marino

Balas
avatar

hii...serem kalau memang beneran begitu teh atuh enkave dan eksklave teh nyak...?

Balas
avatar

Terkadang aku salut juga sih sama negara enklava, walaupun kecil tetapi punya pengaruh besar buat dunia. Vatikan misalnya :)
Aku saja penasaran ingin berkunjung ke sana :v

Balas
avatar

Cukup rumit juga ya batas teritori ini. Enklava dan ekslava yg ternyata banyak tersebar di mana-mana.

Semoga kehidupan penduduknya baik2 saja.

Balas
avatar

Jadi inget maen GTA San Andreas gitu. Yang ngerebut daerah teritori terus perang antargeng. Hahaha. XD

Oh, gue baru tahu kalau di Jogja tetep ada daerah milik Surakarta gitu. Tapi kalau tertutup gitu daerahnya; nggak pergi ke mana-mana dan orang luar nggak tau kondisi dalam, bisa fokus banget pasti membangun kotanya. Oke, sok tau. :)

Balas
avatar

aku masih gak ngerti juga sama pola alamat

Balas
avatar

Wah, bacaan berat. Tapi menarik nih. Selama berapa tahun mengenyam pendidikan kok baru tahu istilah ini ya :" Aku malu. Jadi tertarik nonton nih

Balas
avatar

Iya bener. Biasa baca curhatan..ini ketemu sama istilah dibidang geografi.. 😀 mksih, udah nambah wawasan

Balas
avatar

Buset dah di kampung aja pake enklave segala

Balas
avatar

gak juga mang
Vatikan, San Marino malah asyik

Balas
avatar

iya mas aku pengen banget juga ke San Marino, Giblartar, sama Ceuta

Balas
avatar

itu game apa mas
aku taunya ancient of empire, di HP symbian malah haha
iya benr juga mas, Lietchtesein itu kan kaya banget
cuma pasti mereka tergantung banget sama negera di sekitarnya

Balas
avatar

wah gpp mbak semoga mencerahkan
sila ditonton mbak di yutub ada kok, tapi bahasanya ya gitu deh

Balas
avatar

hehe iya mbak semoga mencerahkan

Balas

Terimakasih sudah membaca. Biar tercetak sejarah, jangan lupa tulis komentarmu di bawah ini, ya!