6 Lagu Tagalog Anak yang Asyik Versi Saya

Sudah hampir satu setengah tahun, saya menghapus seluruh siaran televisi berbahasa Indonesia dan menggantinya dengan siaran berbahasa Tagalog.

 
Ilustrasi : http://3.bp.blogspot.com

Maka, hampir setiap aspek kehidupan pertelevisian saya berubah. Termasuk, acara yang berhubungan dengan anak-anak. Asyiknya TV Filipina ini ternyata masih terdapat acara khusus untuk anak-anak di luar acara dewasa. Pernah suatu ketika, saya mendapatkan salah satu acara TV yang hampir sejam penuh memutar lagu-lagu anak berbahasa Tagalog.

Nah, karena saya orang yang kepo, saya akhirnya mendengarkan lagu-lagu tersebut dengan seksama. Mumpung saya juga lagi semangat-semangatnya belajar bahasa Tagalog yang baik dan benar. Namanya juga lagu-lagu anak, pasti liriknya sederhana dan mudah dicerna. Apalagi, tak banyak konektor (penghubung antarkata) yang ada di dalamnya. Jadi, saya sekalian belajar kosakata baru.
 

Diantara banyak lagu-lagu anak-anak berbahasa Tagalog, ada 6 lagu yang paling asyik versi saya. Dan, inilah lagu-lagu tersebut.

1. Tong, tong, tong, tong pakitong-kitong





Hayuk, siapa yang pernah dengar lagu ini? Pasti pernah dong. Saya pertama kali mendengar lagu ini saat ikut pramuka dulu. Lucu gitu. Dulu, saya menduga lagu ini berasal dari Indonesia Timur. Ternyata, lagu ini asalnya dari Filipina. Selain dinyanyikan dalam bahasa Tagalog, lagu ini juga dinyanyikan dalam bahasa Cebuano/Biscayan. Lagu yang memiliki makna kepiting besar ini membuat saya lapar. Ingin makan kepiting bakar. Ah...
 

2. Maliliit na gagamba

  



Sebenarnya, lagu ini adalah versi Tagalog dari lagu anak The Little Spider. Cuma, karena ada perubahan aransemen musik, jadinya cukup unik juga. Versi bahasa Tagalog ini juga memiliki tempo yang lebih cepat. Kalau didengarkan seksama, juga ada kemiripan dengan salah satu lagu dalam Pramuka. Bisa ditebak?
 

3. Ako ay May Lobo
 

Balonku ada lima, rupa-rupa warnanya.
 

Eh, bukan. Tapi mirip. Ya, lirik salah satu lagu berbahasa Tagalog ini mirip sekali dengan lagu Balonku. Bedanya, kalau lagu Balonku, hanya balon berwarna hijau yang meletus, tapi dalam lagu ini semuanya hilang. Hilang terbang ke langit yang dinyatakan dalam kalimat “Lumipad sa langit”. Bedanya lagi, si empunya balon masih punya uang. Jadi, ia memutuskan untuk membeli makanan saja daripada balon karena dengan membeli makanan akan lebih bermanfaat. Keputusan itu tercantum dalam kalimat “Sayang ang pera ko, binili ng lobo”. Bagaimana, setuju? Mari njajan !


4. Bahay Kubo

Bahay Kubo merupakan salah satu rumah tradisional Filipina yang beratapkan jerami. Di dalam lagu ini, anak-anak diajak untuk mengenal sayuran yang ditanam di dekat Bahay Kubo. Masyarakat Filipina yang terkenal agraris sering menanam berbagai macam sayuran. Mereka tak hanya mengenal satu dua macam sayuran, tapi berpuluh-puluh sayuran. Selain mengenal sayuran, di dalam lagu ini, anak-anak diajak untuk menyukai sayuran sebagai makanan mereka.

Nah, setelah mendengarkan lagu ini, ayo tebak. Sayuran mana yang memiliki kosakata yang sama dengan bahasa Indonesia?


5. Bilang isa hanggang labing siyam

Satu dua tiga emat lima enam tujuh delapan.
 
Eh, itukan dalam bahasa Indonesia. Kalau dalam bahasa Tagalog bagaimana? Nah, lagu ini bisa jadi cara untuk menghafal angka dasar dari 1 sampai 20. Kemiripan paling asyik antara bahasa Indonesia dan bahasa Tagalog antara lain dari angka dasar ini. Meski bagi saya, kok, lebih mirip dengan bahasa Jawa. Namun, jika ingin mempelajari lebih jauh angka dalam bahasa Tagalog, kita harus siap-siap dengan konektor lagi. Selamat belajar ya.




6. Natutulog
 
Kalau lagu ini, pasti anda tahu. Ya, benar sekali. Ini adalah versi Tagalog dari lagu Are you sleeping. Tapi, dari lagu ini kita juga belajar kosakata dasar, antara lain nama anggota keluarga. Ada lolo (kakek), lola (nenek), tatay (ayah), nanay (ibu), kuya (saudara laki-laki), dan ate (saudara perempuan). Okay, ate dan kuya, ini sudah pagi apa masih malam ya? Apa kalian masih tertidur?



Itulah, enam lagu Tagalog anak-anak yang asyik versi saya. Ah, kalau masih banyak lagu anak Indonesia yang diputar di televisi seperti zaman 90an, pasti asyik. Filipina aja bisa lho, masak Indonesia tak bisa?

Previous
Next Post »
16 Komentar
avatar

setuju banget mas, siaran tipi swasta non bayar sama sekali gak ada lagu anak2, gak ada lagi papa Tbob ya, anak2ku jd kurang nyanyian, mana suara bundanya juga agak fals, hehe

Balas
avatar

Selamat Siang Pak Ikrom,

Saya sedang blogwalking dan menemukan blog anda. Seru sekali artikel lagu anak anak tagalog nya.
Saya Soraya dari http://serumah.com.
Saat ini trend berbagi ruangan/roomsharing sangat marak di kota besar. Kami berinisiatif untuk membuat situs pencari teman sekamar/roommate agar orang-orang yang ingin menyewa tempat tinggal (apartemen, rumah atau kost) dapat berbagi tempat tinggal dan mengurangi biaya pengeluaran untuk tempat tinggal. Berawal dari ide tersebut, website serumah.com diluncurkan pada awal tahun 2016.

Saat ini saya meminta bantuan anda untuk menuliskan artikel review mengenai serumah.com di situs blog anda. Saya dan Tim Serumah sangat menghargai jika Anda bersedia untuk memberikan review terhadap website kami dan menerbitkannya di blog anda.

Mohon hubungi saya jika ada pertanyaan lebih lanjut. Saya ucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatannya.

Soraya F.
Cataga Ltd.
soraya.serumah@gmail.com
http://serumah.com/

Balas
avatar

Ako ay May Lobo, balonku ada lima. Lebih mempunyai nilai edukasi yang tinggi. Tapi nanti kasihan juga itu tukang balonnya. Tidak ada yang membeli, anak dan istri tidak bisa makan.

Balas
avatar

Saya juga mau, yang penting sama-sama menguntungkan.

Balas
avatar

tong pakitong-kitong pertama kali denger pas ikut diklatsar jaman kuliah saya mas
ternyata lagu aslinya dari filipina to? baru tau

weh, hijrah dari malang ke filipina?

Balas
avatar

Baru ngeh beberapa lagu ternyata dr filipino hehehe...

Balas
avatar

Wew sekarang belajarnya bahasa Tagalog terus ya :D Moga menjadi langkah awal untuk ke Filipina ya

Balas
avatar

udah lama banget enggak nonton tv, lebih sering buka henfon :(
ku merasa menjadi anak milenial sekali yha.

Balas
avatar

lha ya itu mbak, sekarang miris lihat TV swasta Indonesia

Balas
avatar

selamat malam bu soraya
trims tawarannya
kapan2 ya saya sedang sibuk soalnya

Balas
avatar

hahaha bener juga ya mas
ya gak sering2 juga tapi

Balas
avatar

iya ini lagu sering dinyanyikan di sini
dari PH ternyata
heheehe insha allah mas

Balas
avatar

iya mas baru ngeh juga saya

Balas
avatar

hehe iya mbak
amiiiin ya robbal alamin

Balas
avatar

wkwkwkwk... saya sampe nungguin yang sayuran sama dengan Indonesia dan ikutan nyanyi Natutulog. hahahaha... anak saya ngeliatin, aneh mgkn ya?
yang the little spider maksudnya yang itchy bitchy spider ya, pak?

Betul, pak. Indonesia butuh lagu anak yang melegenda lagi seperti "satu-satu aku sayang ibu", "cicak-cicak di dinding" dll.

Lagu legenda yang turun ke anak saya sampai sekarang itu lagu "indung-indung"

Balas

Terimakasih sudah membaca. Biar tercetak sejarah, jangan lupa tulis komentarmu di bawah ini, ya!