5 Lagu Philpop yang Masuk Play List Saya

Saya butuh hiburan. Tapi gak tau lagi stuck dengan lagu Indo, Barat, dan Korea.






Tiba-tiba saya melihat siaran ABS-CBN (TV Filipina) yang sedang memutar acara lagu-lagu. Nah kok, telinga saya ini menerima dengan mudah. Saya lalu menyimak lagu-lagu tersebut dan ndilalah, ada 5 lagu yang bikin saya ketagihan mendengarkannya. Lagu-lagunya sudah lama sih, tahun 2013-an tapi masih enak kok.

1. Dati (Sam Concepcion Ft. Tippy Dos Santos)



Kenal Sam Conception dong. Ini bak Afghan-nya Filipina. Yang disukai sejuta umat wanita. Cuma bedanya, si Sam ini juga sering main film. Saya masih ingat film Super Inggo yang memperlihatkan aksi Sam saat remaja. Ternyata sekarang udah gede, ya iyalah?

Sam berkolaborasi dengan penyanyi cantik nan merdu bernama Tippy Dos Santos. Penyanyi ini baru saya dengar lewat lagu ini dan alamak, kece badai suaranya. Suaranya bisa dikata mirip Tata Mahadewi yang punya power mantaps. Tapi ada karakter khasnya, masih kuat banget di nada rendah (duh kayak saya pandai vokal aja, ahahahaha). Yang jelas top deh.

Lagu ini berkisah kenangan masa kecil yang terkennag hingga dewasa. Spirit semangat saat kecil yang bercita-cita tinggi membawa kita untuk larut dalam semangat untuk mengarungi kerasnya kehidupan. Saya paling suka bagian reff-nya, saat si Sam berteriak kencang sambil berlenggak-lenggok asyik. Coba deh!

2. Diwata (Abra Ft. Chito Miranda)



Saya jatuh cinta dengan musik reggae dan suara rapper kondang Filipina bernama Abra. Musiknya rancak, asyik buat jogging atau teman bekerja. Lagu ini berkisah mengenai percintaan semu seorang pria dengan seorang diwata (peri). Kisah cinta aneh itu berakhir ketika dia menyadari ada yang salah dengan pasangannya.

Di dalam video klip, Abra jatuh cinta dengan peri yang menyamar menjadi seorang mahasiswi cantik. Dia dianggap gila oleh teman-temannya. Bagian paling saya suka ketika dia melakukan adegan seperti berpelukan, ciuman, salaman, tapi sama angin, ahhahaha.  

Selain musik reggaenya yang asyik, bagi saya hentakannya masih enak untuk ukuran lagu-lagu ngerap. Biasanya kan temponya suka kejar-kejaran. Kalau lagu ini enggak, enak deh pokoknya. Si Chito Miranda juga lumayan enak suaranya. Pembagian antara ngerap dan enggak ngerap juga asyik.

3. Sana Pinatay Mo Na Lang Ako (Kimpoy Feliciano)



Arti dari judul lagu ini adalah “Kau bisa membunuhku pelan-pelan”. Hiiii. Lagu ini bisa dikatakan Melayu banget, mendayu-dayu dan bikin mewek. Ketika saya memutar lagu ini, teman-teman pada suka tapi heran kok aneh bahasanya, haha.

Kimpoy Feliciano ini bisa dibilang Vidi Aldiano-nya Filipina. Dari mukanya yang suka smile sampai teknik vokalnya. Yah lumayan enak sih suaranya. Cuma saya belum pernah dengar dia menyanyi lagu-lagu ngebeat, kebanyakan lagunya mendayu-dayu. Untuk video klipnya, saya malah ngakak karena gokil gegara si Kimpoy ini diduain sama cowok yang aneh gitu. Kok bisa ya si cewek milih cowok aneh itu haha.

4. Meant For You (Chicser)



Oh ya saya pernah menulis tentang Chicser di sini. Sebuah boyband fenomenal asal Filipina. Nah ini salah satu lagunya. Sebenarnya sih, biasa aja, Cuma saya suka hentakan musiknya yang bisa dibuat loncat-locat kalau mau olahraga. Isi video klipnya ya seperti tema pergaulan anak-anak muda gitu.

5. Simpleng Tulad Mo (Daniel Padilla)



Saya suka lagu ini karena suka sama model ceweknya yang sampai sekarang gak tau namanya, haha. Daniel Padilla ini juga ngehits di negeri Pinoy. Isinya sih seputar cowok yang lagi falling in love sama seorang cewek. Nah kalau meu ngegombal boleh deh nyanyi lagu ini. Tapi gak bisa pastiin, si cewek ngerti apa enggak maksudnya? Haha


Dari lagu-lagu Phipop tadi, menurut saya sih hampir sama dengan lagu Indonesia. Hanya kok saya lihat warna musik mereka lebih konsisten dan itu-itu saja, artinya gak ada banyak perubahan besar dari satu lagu ke lagu lain dengan penyanyi yang sama. Musik Indonesia lebih beragam dan asyik kok, Cuma gak tau kenapa beberapa tahun terakhir kok malah gak nggenah gitu.

Yang unik menurut saya, video klip lagu Philpop memuat setting tempat yang sama. Sang penyanyi atau model jarang berganti tempat, gak kayak lagu-lagu Indonesia. Coba cek deh.

Oke, itu sih menurut saya, baru kesimpulan umum secara saya belum menjelajahi lagu-lagu lain. Bagaimana menurut anda?


Previous
Next Post »
0 Komentar

Terimakasih sudah membaca. Biar tercetak sejarah, jangan lupa tulis komentarmu di bawah ini, ya!